Peringatan Hari Ibu ke-82 Tahun 2010

Dec 23, 2010

Di seluruh dunia, sosok Ibu adalah sosok yang tak tergantikan. Sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada Ibu, maka lahirlah Hari Ibu. Hari Ibu dirayakan dalam berbagai macam waktu di dunia. Mayoritas dari negara – negara tersebut merayakannya antara bulan Maret sampai dengan Mei. Seperti negara Georgia, Laos, Pakistan, Inggris, Serbia, Vietnam, Bangladesh, Kuwait, Qatar, India, Amerika, dll.

Melalui Kongres Perempuan Indonesia tertanggal 1938, diputuskan tanggal 22 - 25 Desember, sebagai Hari Ibu untuk bangsa Indonesia. Hari ini adalah hari dimana pertama kalinya Kongres Perempuan Indonesia diselenggarakan, (22 – 25 Desember 1928). Organisasi kewanitaan sudah ada semenjak tahun 1912; terinspirasi dari pahlawan-pahlawan wanita dari abad ke-19 yaitu R.A. Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Dewi Sartika.

Misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Di Solo, misalnya, 25 tahun Hari Ibu dirayakan dengan membuat pasar amal yang hasilnya untuk membiayai Yayasan Kesejahteraan Buruh Wanita dan beasiswa untuk anak-anak perempuan. Kini, Hari Ibu dirayakan dengan memberi hadiah kepada Ibu, menyelenggarakan lomba memasak, kompetisi busana Kebaya terbaik, dll.

Begitu pula dengan KBRI Doha yang melenggarakan Hari Ibu tepat pada tanggal 23 Desember 2010 dengan tema nasional Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk membangun karakter bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bermartabat.

Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-82 Tahun 2010 di Kedutaan Besar Republik Indonesia dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) hari saja, dengan serangkaian kegiatan yang sangat sederhana namun tetap khidmat, tertib, merata dan penuh makna, serta memberi kesan yang mendalam dan bermanfaat baik bagi ibu ibu, generasi muda dan masyarakat Indonesia yang berada di Qatar.

Rangkaian Kegiatan Pertama adalah Upacara Peringatan Hari Ibu, yang diikuti oleh seluruh Staff KBRI Doha, ibu-ibu Pengurus dan Anggota DWP KBRI Doha serta ibu-ibu masyarakat di Qatar. Adapun Petugas Upacaranya adalah para Ibu-ibu dimana DWP KBRI Doha tunjuk sebagai koordinator wilayah untuk menghimpun Ibu-Ibu masyarakat Indonesia lainnya yang bertempat di Doha dan sekitarnya. Sedangkan Pembina Upacara dalam hal ini adalah Bapak Andang Pramana Sosodoro selaku Kuasa Usaha ad interim (KUAI) , yang dalam amanatnya beliau menyampaikan sesuai dengan tema Peringatan Hari Ibu Ke-82 Tahun 2010 yaitu Sambutan Menteri Negara Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-82 Tahun 2010 di Seluruh Indonesia dan Luar Negeri

Rangkaian Kegiatan Kedua adalah Pemotongan Tumpeng oleh Bapak KUAI, yang kemudian diserahkan kepada kepada Ibu Nurbiyah selaku Koordinator Wilayah Masyarakat Indonesia (KORWIL) yang berdomisili di Dukhan, selalu Korwil yang berdomisili paling jauh dan yang dituakan.

Rangkaian Kegiatan Ketiga yaitu ”Lomba Kue Tradisional Indonesia”, yang bertempat di aula dan diikuti oleh Ibu-Ibu masyarakat Indonesia yang bertempat tinggal di Doha, dimana para ibu-ibu dengan antusias mengikuti lomba tersebut baik yang dengan rasa manis ataupun asin, yang akhirnya sesuai dengan hasil penilaian Para Juri (Ibu Linda Riswan, Ibu Cathy dan Bapak Dadang Rahmat), lomba dimenangkan oleh Ibu Zeni Lukman sebagai Juara Pertama; Ibu Nurbiya sebagai Juara Kedua dan Ibu Aya Sopyan sebagai Juara ketiga.

Rangkaian Kegiatan Keempat yaitu ”Lomba Kreativitas Membungkus Kado”, yang diadakan bersamaan dengan Lomba Kue Tradisional Indonesia, bertempat di ruang tengah KBRI Doha. Meskipun lomba membungkus ini cukup sederhana, yaitu membungkus kotak tissu yang disediakan oleh DWP KBRI Doha, tetapi dengan waktu hanya 10(sepuluh) menit yang disediakan, para Ibu-Ibu sangat antusias dan berlomba-lomba untuk menghias kotak tersebut dengan pita dan kertas kado sebaik mungkin. Akhirnya, terpilihlah Ibu Ratih Fuady sebagai Pemenang Pertama, Ibu Hanita Hanif sebagai Pemenang Kedua dan Ibu Coet Syahrial sebagai Pemenang Ketiga.

Rangkaian Kegiatan Kelima yang merupakan rangkaian kegiatan penutup yaitu ”Memasak Mie dan Nasi Goreng” khusus bapak-bapak, yang diikuti oleh seluruh bapak-bapak staff KBRI Doha, baik bapak-bapak Home Staff maupun bapak-bapak lokal staff. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan dari Bapak-Bapak kepada Ibu-Ibu. Bersamaan dengan Rangkaian Kegiatan sebagaimana tersebut di atas diadakan pula ”Bazaar Makanan” yang diikuti oleh 12 (dua belas) orang Ibu, yang menjual aneka makanan Indonesia baik berupa aneka kue tradisional maupun aneka lauk pauk.

Demikianlah Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Ibu Ke-82 Tahun 2010 yang diselenggarakan oleh KBRI Doha, bekerjasama dengan Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha, serta masyarakat Indonesia di Doha. Semoga sesuai dengan tema Hari Ibu Ke -82 Tahun 2010 yaitu Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk membangun karakter bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bermartabat, rangkaian kegiatan yang kami selenggarakan dapat membangun karakter bangsa Indonesia yang berada di Qatar.


Ajeng Rahmat