Logo

ARTIKEL



KURMA FAVORIT UMAT ISLAM

Kurma menjadi buah favorit umat Islam. Pohon kurma terdapat di Arab tetapi telah dikonsumsi masyarakat dunia. Buah khas Timur Tengah ini menjadi favorit saat berbuka puasa. Rasa kurma yang manis juga sangat berkhasiat bagi kesehatan.

Rasullah shallallahu alaihi wasalam dalam hadistnya bersabda “Apabila salah seorang diantara kamu puasa, hendaklah berbuka dengan kurma, bila tidak ada hendaklah dengan berbuka dengan air, sesungguhnya air itu bersih” (H.R. Ahmad dan Tarmidzi). Bahkan dalam kondisi tidak berpuasa pun (diluar bula suci Ramadhan), buah kurma sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Kurma adalah sejenis tumbuhan palem (palma) atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan phonex dactylifer yang berbuah dan boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupun masih mentah. Berdasarkan penelitian para ilmuwan, kurma kaya dengan protein, serta gula, vitamin A dan C serta mineral seperti zat besi, kalsium, sodium dan potassium. Kandungan protein didalam kurma sebesar 1.8 - 2.0 persen, serat sebanyak 2.0 - 4.0 persen dan gula sebesar 50 – 70 persen glukosa.

Dengan demikian kurma mampu memberi tambahan energi, misalnya ketika kita berbuka puasa. Riset yang dilakukan oleh WHO membuktikan, bahwa zat gula yang terdapat didalam kurma itu berbeda dengan zat gula pada buah-buahan lain seperti gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa, yang langsung diserap kedalam tubuh. Hal ini menyebabkan zat gula itu harus dipecahkan terlebih dahulu oleh enzim sebelum berubah menjadi membutuhkan proses demikian. Buah kurma tidak mengandung lemak, namun kandungan karbohidratnya dapat menghasilkan energi tinggi. Para ahli gizi mengatakan, buah ini juga mengandung kalium. Zat yang sangat berguna menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Fungsi mineralnya membuat denyut jantung teratur, mengaktifkan kontraksi otot, dan menstabilkan tekanan darah. Sementara potassium didalam kurma berguna untuk mengatasi masalah stress, sembelit dan lemah otot. Zat besi dan kalsium yang terdapat dalam kurma, berkhasiat mencegah terjadinya penyakit jantung dan diabetes.

Tahukah Anda

Satu butir kurma kaya akan energi dalam bentuk hidrat arang (6,1 g), serat, potassium (54,3 mg) dan cukup zat besi. Satu dua butir kurma sudah cukup mengganti energi yang berkurang saat berpuasa, ketika anda sedang begitu sibuk atau saat tidak sempat sarapan. Potasium bermanfaat mengatasi kelelahan otot, juga menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko stroke. Seratnya baik untuk mengatasi sembelit.

Tekstur serat pada kurma cukup halus, aman untuk lambung sensitive atau radang usus. Sedangkan kombinasi zat besi dan hidrat arang baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.

Khasiat kurma antara lain :

1. Jika dimakan tanpa membuang kulitnya, dapat melancarkan pencernaan dan mencegah peradangan usus.
2. Bagi perempuan menyusui, kandungan zat besi dan kalsium dalam kurma dapat menambah kuantitas air susu.
3. Kurma pun berperan membantu pembentukan darah dan sumsum tulang bagi bayi yang disusui.
4. Kurma dipercaya memberi tambahan tenaga untuk ibu hamil.
5. Menurut hasil penelitian, jus kurma dapat memperkuat urat-urat rahim, sehingga proses melahirkan lebih mudah. Juga mengurangi pendarahan ketika melahirkan serta menguatkan organ rahim.
6. Konon, bayi yang disusui ibu yang rajin mengonsumsi kurma, akan tumbuh menjadi anak yang cerdas.
7. Sangat baik untuk mengatasi masalah sembelit, lemah otot, letih, stress dan pegal.
8. Membantu menguatkan daya ingat.
9. Perempuan Arab percaya kurma dapat menghaluskan kulit. Biasanya dengan campuran bahan lain dijadikan kosmetik pelengkap kecantikan.
10. Kadar Kalium yang terdapat dalam kurma dapat mengurangi risiko serangan stroke dan darah tinggi.
11. Bagi penderita batuk, kandungan gulanya dapat menghilangkan gatal-gatal dikerongkongan sekaligus menghentikan batuk.
12. Jus kurma juga berkhasiat mengurangi penyakit insomnia.
13. Kurma dapat menambah nasfu makan dan seksual.
14. Zat besi dan hidrat arang dalam kurma cukup baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.
15. Bermanfaat menghangatkan badan dan meningkatkan daya kerja otak.


Disadur dari Majalah Alia
ARTIKEL LAINNYA