
|
KEGIATAN DWP KBRI DOHA ASEAN BAZAAR AND FOOD FESTIVAL
Pada tanggal 7 Maret 2008 bertempat di Philippine International School Qatar diadakan,
Asean Bazaar and Food Festival dengan tema "A Taste of Crafts and Flavours" yang dibuka oleh H.E. Mr.Isaias F.Begonia, Ambassador of the Philippines to Qatar selaku tuan rumah.
Asean Bazaar and Food Festival ini hanya diikuti oleh 6 (enam) anggota ASEAN, dari 10 (sepuluh) anggota ASEAN, karena hanya mereka yang memiliki perwakilan di Qatar, yaitu Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand, yang mana masing-masing duta besar hadir dalam acara tersebut, antara lain Mr. Ali Hassan Haji Mohammad Salleh (Kuasa Usaha Brunei Darusallam), H.E. Mr. Isaias F. Begonia (Duta Besar Filipina), H.E. Mr. H.M. Rozy Munir (Duta Besar Indonesia), H.E. Mr. Dato Muhammad Shahrul Ikram (Duta Besar Malaysia), Mr. Umej Singh Bhatia (Kuasa Usaha Singapura) dan H.E. Mr. Suvat Chirapant (Duta Besar Thailand).
Asean Bazaar and Food Festival ini merupakan acara annual yang diselenggarakan oleh ASEAN Ambassadors' Group in Doha yang bertujuan untuk memperkenalkan ASEAN kepada masyarakat setempat (Qatari) dan masyarakat asing lainnya yang berada di Doha.
Pada acara tersebut DWP KBRI Doha bekerja sama dengan fungsi Pensosbud Ibu Arifina Ekasari, menampilkan stand makanan, stand kerajinan tangan, serta mengisi acara dipanggung budaya.
Stand makanan Indonesia menyajikan Mie bakso, lontong sayur, mie goreng, pastel, risoles, semar mendem, lapis legit dan cheese stick. Stand Makanan Indonesia menjadi salah satu stan yang paling digemari pengunjung, bahkan ibu Duta Besar pun sibuk melayani pengunjung, sehingga walaupun acara belum selesai tetapi makanan telah habis terjual.
Seperti halnya stand makanan, stand kerajinan Indonesia juga mempunyai daya tarik yang besar dari para pengunjung, mereka sangat tertarik dengan kerajinan-kerajinan antara lain tas-tas rotan/lidi, kain-kain bali, baju barong dan lain-lain, sehingga hampir 90 persen laku terjual.
Dipanggung budaya tak kalah serunya, dimana Indonesia menampilkan fashion show baju-baju daerah, tari pendet, jaipong, tari japing, poco-poco dan group band KBRI Doha yang merupakan band yang baru satu setengah bulan terbentuk atas prakarsa bapak Duta Besar. Pada waktu penampilan poco-poco dengan menggunakan live Band banyak penonton bersorak dan bapak Rozy Munir menarik para duta besar berserta para isteri untuk ikut berpoco-poco.
Akhirnya kerja keras DWP dengan bantuan para staff KBRI Doha tidak sia-sia. Apresiasi yang tinggi dari pengunjung terhadap makanan, kerajinan tangan, serta budaya Indonesia membuat kami bangga dan puas selain menambah pengalaman juga ikut membantu misi KBRI untuk mempromosikan budaya Indonesia, sampai ketemu di tahun depan dengan tuan rumah Singapura
Yuni Firdaus
|
BERITA/KEGIATAN LAINNYA |
Copyright © 2008 - All Rights Reserved
Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha - Qatar